Tampilkan postingan dengan label About Ungu Band. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About Ungu Band. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Desember 2011

Kilas Balik Cliquers Day 5 juli 2011

Acara Cliquers Day diadakan pada tanggal 5 Juli 2011 bertempat di Pisa Cafe Mahakam. Acara ini diikuti oleh 130 cliquers yang datang dari JaBoDeTaBek, Karawang, Serang, Bandung, Purwakarta, Tegal, Pekalongan, Palembang dan Makassar.

Cliquers semangat sekali mengikuti acara ini, terbukti dari mereka sudah stand by di lokasi dari pk. 08.00 WIB, padahal acara mulai pk. 10.00 WIB. Setelah mereka mengadakan registrasi ulang, cliquers dibagi menjadi 5 kelompok warna. Setelah registrasi, mereka pun masuk ke dalam ruangan yg sudah di-set senyaman mungkin. Mereka duduk di lantai yang beralaskan karpet dan ada banyak bantal disekelilingnya. Acara dimulai dengan games yang dipandu oleh Obie sang MC. Cliquers sangat antusias sekali mengikuti games ini karena ada banyak hadiah yang disediakan oleh Ungu. Setelah sesi games berakhir, dilanjutkan dengan Sesi Workshop. Seorang narasumber bernama Andre Sumual atau yang lebih akrab dipanggil Opa dihadirkan. Opa berbagi pengalamannya tentang meraih impian,suka dukanya menjadi wartawan, manager band sampai menjadi Produser artis. Diakhir sesi, Opa juga ditanya tentang kedekatannya dengan anak Ungu. Sebagai informasi, ternyata Opa adalah orang pertama yang menginterview Ungu dan memasukkan liputan Ungu ke majalah Poster. Cliquers mendapat banyak pengalaman dan ilmu dari Opa.

Sesi berikutnya Obie mempersilahkan Ungu untuk tampil di depan cliquers. Ungu pun disambut oleh tepukan riuh dan kilatan kamera dari Cliquers. Di sesi ini A'a Pasha, abang Enda, ayah Makki, kaka Oncy dan babe Rowman bercerita tentang kehidupan mereka dalam menggapai mimpi dan impian. Tentang Enda yang menjual kameranya seharga Rp 150.000,- untuk membeli tiket kapal laut ke Jakarta, Makki yang meninggalkan pekerjaannya untuk menjadi pemain bass, Rowman yang diculik oleh Pasha untuk mengisi drum di demonya Ungu, Onci yang keluar dari Funky Kopral dan beralih ke Ungu, Pasha yang sempat disuruh nyanyi lagunya Stinky sewaktu Ospek. Pokoknya mereka benar-benar bercerita tentang sisi lain Ungu yang belum pernah diketahui media mana pun. Tentu sajaaa.. ini kan Cliquers Day. Di sela-sela cerita, tak lupa Ungu juga memainkan lagu-lagu hits mereka yang terdahulu dan lagu-lagu yang pernah mereka mainkan di bandnya terdahulu. Di kesempatan ini juga, personil Ungu ditantang oleh cliquers untuk membuat lagu dadakan. Cliquers menulis 1 buah kata di kertas origami berbentuk pesawat, kemudian diterbangkan ke arah personil Ungu. Mereka memilih beberapa kata yang akhirnya dirangkai Pasha menjadi 1 bait lagu tentang cliquers.

Berhubung acara ini bertemakan '1000 Kisah 1000 Mimpi', cliquers diminta untuk menuliskan mimpi mereka diselembar kertas yang kemudian dimasukkan ke dalam balon. Balon tersebut kemudian dilemparkan ke arah personil Ungu. 5 buah balon pun sukses ditangkap oelh Ungu. Ungu membaca mimpi-mimpi cliquers di balon dan kelima cliquers beruntung itu mendapatkan barang pribadi dari personil Ungu. Pasha memberikan Sabuk, Enda memberikan kaos, Oncy memberikan rompi/vest, Rowman memberikan kemeja dan Makki memberikan pick bass.

Ada peristiwa lucu yang terjadi sewaktu Pasha membaca mimpi anak cliquers. Ternyata balon itu berisi mimpi cliquers untuk nyanyi sepanggung sama Pasha. Tentu saja cliquers beruntung yang bernama Andre dipersilahkan maju dan berduet bersama Pasha. Ternyata di kesempatan itu, Andre berbisik ke Pasha bahwa dia mau 'nembak' cewe cliquers juga. Akhirnya acara berubah menjadi Katakan Cinta dan cinta Andre pun diterima oleh cliquers perempuan itu. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama Ungu dan tanda tangan. Semua cliquers yang hadir merasa puas dengan acara ini. Karena konsep acara ini berbeda dengan acara-acara yg dulu pernah diadakan Ungu.

Rabu, 02 November 2011

Biografi abang Enda

Biodata Lengkap Enda Gitaris Band Ungu :
Nama Lengkap : Franco Wellyjat Medjaja Kusumah
Nama Beken : Enda
Tempat Tanggl Lahir : Kudus, 4 Maret 1978
Bergabung : 1996
Posisi : Gitar 1
Alat yang dikuasai : Gitar Schecter
Pendidikan : Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi
Profesi sebelom Ungu : Pengamen bus
Tinggi/berat badan: 178/62
Kriteria cewek idaman: Lucu
Musikus Favorit: Joe Satriani, Doel Sumbang
Warna Favorit : Biru, Kuning
Enda punya andil besar dengan kebanyakan karya Lagu Band Ungu. Gitaris yang juga pencipta lagu ini mampu membawa grup yang juga digawangi Onci ini sebagai band papan atas. Tapi, Enda menampik kalo hanya dirinya yang berjasa. Menurutnya, Ungu adalah satu kesatuan.

“Kesuksesan kami adalah karena berada dalam tim yang solid dan saling mendukung. Skill urutan berikutnya,”

“Sejago-jagonya gue menulis lagu, tak akan bagus tanpa dinyanyikan Pasha, kalau drumnya tidak ditabuh Roman, dan bass bukan dibetot Makki, dan seterusnya, “

Bakat Musik pria berzodiak Pisces ini sudah terlihat sejak SD. Dan saat duduk di bangku Junior di Manado, Enda berani membentuk sebuah Band meski belajar musik secara otodidak dan membawakan lagu ciptaan mereka sendiri.


 

Tahun 1998, dia bertemu dengan Sigit Purnomo Syamsudin Said usai ngamen dari sebuah bus di Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan. Saat itu, ayah 3 anak ini cerita kalo mau ikut audisi sebagai vokalis di sebuah band bernama Ungu yang punya websitewww.unguband.com, yang saat itu bermarkas di Jalan Minangkabau, Jakarta Selatan.

“Kami kenalan dan langsung akrab, meski tidak pernah ngamen bersama,”

Hasil audisi, Pasha diterima sebagai vokalis di band yang punya judul Album Maha Besar ini, sedangkan Enda ditawari menjadi kru. Tanpa pikir panjang, Enda bersedia, meski honornya hanya Rp 13 ribu untuk sekali manggung.

“Itu kalau mereka mendapat bayaran manggung Rp 150 ribu. Kalau Rp 50 ribu, gue tidak terima uang sepeserpun. Tapi itu yang sering terjadi. Gue cuma dapat makan doang. Padahal, gue satu-satunya kru yang melayani keperluan lima personel Ungu, mulai dari mempersiapkan peralatan, termasuk nyetel gitar, dan pernik-pernik lainnya.”

Pengalaman menjadi kru dari band yang digilai Ungu Cliquers ini malah membuat Enda makin mahir menggunakan banyak alat musik, terutama gitar. Biasanya, Enda berlatih memetik gitar dari malam hingga pagi hari.

“Di saat itu personel Ungu tidur, gue baru bisa meminjam gitarnya,”

Enda lantas mengisi posisi gitaris setelah Ekky memilih mengundurkan diri.


Jalinan cinta Enda Ungu dan Eka berawal dari Friendster. Awalnya, musisi bernama lengkap Franco W M Kusuma ini ngaku tertarik sama foto Eka yang terpajang di FS nya. Makanya, gitaris asal Kudus ini langsung ngajak kenalan.

Eka yang hobi chatting sendiri awalnya ga’ begitu tertarik sama perkenalan yang ditawarkan personel Band Ungu ini. Wanita kelahiran Maret 1983 ini justru sedikit jaim dan rada sombong. Tapi, sikap ini malah bikin penasaran.

“Dulu kita dekat, tapi yah sebagai teman aja sih, kadang suka jalan, nonton, pokoknya bareng kemana-mana, ya otomatis lah cinta itu tumbuh kali ya,”

“Iseng aja buka-buka internet, terus chat kan kenalan, ketemuan, jalan bareng. Orangnya sama cantiknya kayak di internet,”

“Jutek banget waktu pertama kenalan , abis chatting. Yah, namanya lelaki, ceweknya angkuh, bikin makin penasaran, pengen kenal lebih jauh”

Diawali jalan bareng, pasangan suami istri yang beda usia 7 tahun ini akhirnya mulai tertarik dan dekat satu sama laen. Cuman, yang lucu, mereka malah ga’ tau kapan tanggal pasti Jadian alias Pacaran.

“Yah, tepat tanggal jadiannya, kita gak tau yah, Yang,”

Enda dan Eka Dwi Lestari menikah tanggal 17 Desember 2005. Pernikahan ini digelar meskipun belom genap setaon sejak pertemuan pertama mereka.
Nama Anak Enda Ungu : Azahra Leona Lucida

Tanggal 16 Agustus 2006, anak pertama Enda dan Eka lahir di Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta Utara. Bayi perempuan yang lahir melalui operasi caesar sekitar pukul 09.00 WIB dengan bobot 3,4 kilogram dan tinggi 50 sentimeter itu diberi nama Azzara Leona Lucida.

“Suatu pengalaman yang tidak bisa dikatakan dengan kata-kata,”

“Sekarang sih belom ada yang planning buat si kecil, tapi kalo mempersiapkan untuk jangka panjang nantinya, pendidikan ya mulai nabung aja. Cuma kita sih berharap, anak kita bisa jadi anak yang saleh,”
Enda Gitaris Ungu Mantan Pecandu Narkoba :

Mahir bikin lirik dan arransemen musik ternyata ga’ membuat Franco Medjaya Kusuma merasa sempurna. Ada sisi gelap yang dengan besar hati diakuinya pada publik, pernah kecanduan narkotika dan minuman keras. Sejak masih duduk di bangku SD, Enda sudah akrab dengan Miras sejenis Nipam. Dan, saat di SMP, dia beralih pada Ganja dan Morfin. Mulai SMA, dia mulai mengkonsumsi putaw, dan berlangsung cukup lama sampai akhir 1999.

“Itu sisi gelap gue, yang sering membuat gue malu dan sering membuat gue teriak kalau ingat masa lalu,”

“Waktu SD, gue sering pulang malam dan temen-temennya itu anak-anak SMA,”

“Pernah nyaris ketemu ajal. Tapi tidak mati juga, dan itu sampai tiga kali,”

“(Menunjukkan bekas sayatan di tangan) Bekas beset ini, tak lain ulah dari keinginan tahu gue mengenai rasa sakit. Apa rasa sakit itu nikmat apa tidak. Dan waktu itu memang nikmat yang gue temuin,”

Saat Enda memilih hidup mengamen di Jakarta, dia ketemu Makki dan Pasha Ungu yang menyemangati dan memberinya motivasi buat sembuh.

“Waktu itu gue ketemu mereka dan gue iri banget sama mereka karena badan mereka lebih terlihat sehat. Sementara gue, gitar saja sudah ngak punya. Dan gue, dijanjiin sama Maki, kalau lu sembuh, lu akan gue kasih gitar dan effectnya sekalian,”

“Waktu itu, gue merasa lebih sehat dengan mengkonsumsi putaw dari pada makan nasi.”

Enda pun akhirnya membuat pengakuan bahwa keinginannya untuk berhenti terwujud saat dia mengambil air wudhu.

“Dan ajaib dengan air wudhu gue sembuh tanpa kedokter,”

“Yang paling gue sesali adalah gue membodohi ortu. Gue yakin ortu akan merasa gagal mendidik gue, padahal tidak. Dasar guenya saja yang bandel. Dan ini yang paling gue ingat-ingat. Apapun yang gue berikan kepada ortu saat ini sepertinya ngak bakal menutupi kebaikkan mereka,”


Franco Wellyjat Medjaya Kusumah

UNGU My Inspirasi